…..mutlak adanya.
Selanjutnya, catatan dg judul :
merupakan firman Allah swt. berupa peringatan kepada orang2 pandai, cendikiawan, ilmuwan yg oleh al Qur-an disebut “Ahlul kitab”, dimana kepandaiannya dituangkan hanya sebatas teori tanpa praktek yg nyata, memutar balikan ayat2 Allah berdasarkan selera biologisnya yg temporer. Dimana usaha2 mereka itu bukannya menimbulkan kebaikan tapi justru usaha2 mereka itu menimbulkan kerusakan yg lebih parah lagi baik thd alam fisika atau tatanan sosial-budaya, itulah kehidupan “wail”.
Berlanjut dg catatan berjudul :
juga masih firman Allah. Didalam ayat ini jelas sekali keterangannya, bahwa untuk menyatukan qalbu manusia itu tidak bisa dilakukan dg cara pengerahan segala sarana material yg ada didunia ini. Hanya dg ajaran ilmu Allah sajalah yg mampu menyatukan qalbu manusia, seperti apa yg pernah dilakukan/dicontohkan oleh para Rasul dan para sahabatnya dahulu dengan al Jama’ah sbg wadahnya.
Selanjutnya :
Catatan ini merupakan parodi atau sketsa dari hidup & kehidupan kami, dimana tokoh si Cepot yg merupakan tokoh wayang golek favorit kami, kami hadirkan sbg profil/figur kami, dg maksud agar supaya kisah yg kami tulis ini tidak terlalu dramatis.
Disambung dg catatan :
dan dilanjutkan :
kembali. Maknanya sama seperti kisah diatas. Begitu juga dg catatan :
B. Periode kedua.
Catatan kami selanjutnya yaitu :
adalah catatan terpanjang dan juga merupakan “pokok pangkal” seluruh catatan difacebook kami saat ini. Didalamnya tergambar jelas subtansi dari kondisi jahiliyah tersebut.
Dalam catatan2 berikutnya yaitu :
- Pebedaan Dien & Agama *
- Islam Itu Asing *
- Falsafah *
- Madzhab *
- Al Qur-an *
- Sunnah Rasul *
- Ash Shaum *
- Az Zakaat *
dan :
- Ahlus Sunnah wal Jama’ah *
semakin memperjelas kondisi jahiliyah.
^ ^ ^