Tagged: PERBEDAAN DIEN & AGAMA RSS Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • revislam 22:52 pada 5 April 2011 Permalink | Balas
    Tags: PERBEDAAN DIEN & AGAMA   

    PERBEDAAN DIEN & AGAMA hlm.3 

    B. DIEN
    Istilah Dien dilihat dari segi bahasa, menurut kamus “Al-Munjid” hal. 231 istilah dien bermakna “tartiibun” (tata-cara), “tadbiirun” (sistem) dan juga bermakna “sunnatun” (norma/aturan). Menurut al-Qur’an istilah Dien memiliki banyak macam pengertian antara lain “millah”, “shiraath”, “sabiil”, “fitrah”, “syari’at” dan lain2.
    Selanjutnya istilah Dien kita hubungkan dengan istilah……..

    C. ISLAM
    Islam, dilihat dari bentukan kalimat menunjukkan, bahwa kalimat Islam adalah termasuk kedalam “tsulatsi mazid” (kalimat yg berasal dari 3 huruf, kemudian mendapat tambahan huruf), sedangkan huruf yg ditambahkannya adalah “hamzah” diatas pola kalimat “af’ala”, berarti “aslama”, dimana asalnya (tsulatsi mujarad) adalah berpola pada kalimat “fa’ila”, berarti “salima”. Maksud perpindahan bentuk ini adalah untuk menetapkan makna yg dimaksud, ya’ni supaya berarti Islam adalah perdamaian dan Aslama adalah mendamaikan, ya’ni dari fasif menjadi aktif. Istilah Islam juga bermakna “aslama”, “yaslimu”, “islaaman” (menyelamatkan, mendamaikan, mensejahterakan).

    D. KESIMPULAN
    1. Islam sebagai agama hanya sebatas kepercayaan & penyembahan kepada Allah (fasif & relatif).
    2. Islam sebagai Dien adalah tata-cara/sistem/norma/aturan (syari’at) yg diajarkan Allah kepada manusia yg menyelamatkan/ mendamaikan/ mensejahterakan, diseluruh aspek hidup & kehidupan umat manusia, baik dibidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan lain sebagainya juga agama itu sendiri (aktif & objektif).

    “Saat ini telah Aku (Allah) sempurnakan Dien untuk kalian, dan telah Aku cukupkan nikmat (ajaran ilmu) Ku, serta Aku restui Islam sebagai sistem hidup dan kehidupan kalian” (QS.al-Ma idah /5:3)

    “Islam itu tinggi, dan tidak ada yg lebih tinggi darinya” (HR.Thabrani)

    “Hai orang2 yang bersikaf iman, hiduplah dalam Islam sepenuhnya dan janganlah kalian mengikuti jejak langkah setan, sesungguhnya dia itu adalah musuh yang sangat nyata” (QS.al-Baqarah/2:208)

    *****

     
  • revislam 22:52 pada 5 April 2011 Permalink | Balas
    Tags: PERBEDAAN DIEN & AGAMA   

    PERBEDAAN DIEN & AGAMA hlm.2 

    d. Kamus “The Holt Intermediate of American English”: “Belief in and worship of God or super natural. (Kepercayaan dan penyembahan kepada Tuhan atau yg Maha Mengatasi)”.
    e. Kamus “The Advance Leaner’s Dictionary of Current English”: “Religion: Belief in the existence of super natural rulling power, the creator and controller of the universe who has given to man a spiritual nature wich continues to exist after the deat of body. (Agama: Mempercayai adanya kekuatan kodrat yang maha mengatasi, pencipta dan pengawas alam semesta yang telah menganugerahkan kepada manusia suatu watak rohani, supaya manusia dapat hidup terus-menerus setelah mati tubuhnya)”.
    f. AS. Hornby dan EC. Parnwell dalam kamus “An English reader’s Dictionary” merumuskan sebagai berikut: “1. Belief in God as creator and controller of universe. (Kepercayaan kepada Tuhan sebagai pencipta dan pengawas alam semesta). 2. System of faith and worship based on such belief. (Sistem kepercayaan dan penyembahan didasarkan atas keyakinan tertentu)”.
    4. Dari penjelasan2 diatas, maka kita dapat menyimpulkan bahwa:
    a. Agama/religi adalah suatu sistem kepercayaan kepada Tuhan, dimana bobot kalimatnya adalah God atau super natural.
    b. Agama adalah suatu sistem penyembahan kepada Tuhan, dimana bobot kalimatnya sama dengan yg tersebut diatas.
    c. Istilah Tuhan/God biasanya memiliki sifat kegandaan (plurah) dan diidentikan dengan benda (kebendaan).
    d. Istilah super natural mengandung arti bagi setiap apapun yg dianggap mampu mengatasi segala macam kesulitan yg dihadapi manusia, apakah itu keris bertuah, pohon besar yg angker, gua2 seram, kuburan2 yg dianggap keramat, manusia2 yg memiliki kekuasaan tinggi, dukun2, kiyai2, ajengan2 dan lain sebagainya. Dimana secara prinsif adalah yg berada diluar batas kemampuan manusia lainnya untuk mengatasi. Dia itulah Tuhan/God atau juga agama, yg akhirnya melahirkan cara2 penyembahan tertentu.

    ^ ^ ^

     
  • revislam 22:51 pada 5 April 2011 Permalink | Balas
    Tags: PERBEDAAN DIEN & AGAMA   

    PERBEDAAN DIEN & AGAMA hlm.1 

    Kadangkala kita sering menganggap ringan terhadap istilah -istilah yang berlaku didalam kehidupan kita. Didalam dunia pengetahuan/sains, kekeliruan dalam memberikan pengertian terhadap suatu istilah dapat mengakibatkan terjadinya kekacauan terhadap segala macam pemecahan problematika, lebih jauh lagi bila terjadi kekeliruan tersebut didalam bidang keyakinan, kepercayaan dan keagamaan.
    Syari’at Islam yg bersumber kepada wahyu Allah dan merupakan satu-satunya syari’at yang Ia ajarkan kepada rasul2Nya memiliki se-gala2nya, ia memiliki istilah yang paling lengkap, dimana seluruh istilah tersebut telah diberikan pengertiannya menurut wahyu tersebut dan se-kali2 tidak diperkenankan untuk diberi pengertian menurut subjektif manusia.
    Demikian juga dg istilah “ad-Dien” yg bersumber dari wahyu Allah, kita sudah biasa menyamakan pengertiannya dg istilah “agama”, maka dengan melalui pemahaman eksistensi, fungsi, methode dan tujuan yang mau dicapainya, sungguh jauh berbeda pengertian/makna antara Dien & agama, sebab…………

    A. AGAMA
    1. Agama berasal dari bahasa “Sanskrit”/ “Hindu”.
    2. Terjemahan agama kedalam bahasa Inggris atau Belanda adalah “religion” atau “religie”.
    3. Pengertian menurut beberapa kamus adalah sebagai berikut:
    a. WJS. Poerwadarminta, dalam “Kamus Umum Bahasa Indonesia” menulis: “Agama (umum), manusia mengakui dalam agama adanya yang suci: manusia itu insyaf, bahwa ada suatu kekuasaan yg memungkinkan dan melebihi segala yang ada. Kekuasaan inilah yg dianggap sebagai asal atau khalik segala yang ada…..”
    b. Drs. Dwi Adi K. dalam “Kamus Praktis Bahasa Indonesia” menulis: “Agama; sistem, prinsif kepercayaan kepada Tuhan (dewa dan sebagainya) dengan ajaran kebaktian dan kewajiban2 yg telah bertalian dengan kepercayaan itu”.
    c. Drs. Sidi Gazalba memberikan definisi sebagai berikut: “Religi adalah kepercayaan kepada dan hubungan manusia dengan yg kudus, dihayati sebagai hakekat yang gaib, hubungan mana menyatakan diri dalam bentuk serta sistem kultus dan sikap hidup berdasarkan doktrin tertentu”.

    ^ ^ ^

     
c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.