PERBEDAAN DIEN & AGAMA hlm.3
B. DIEN
Istilah Dien dilihat dari segi bahasa, menurut kamus “Al-Munjid” hal. 231 istilah dien bermakna “tartiibun” (tata-cara), “tadbiirun” (sistem) dan juga bermakna “sunnatun” (norma/aturan). Menurut al-Qur’an istilah Dien memiliki banyak macam pengertian antara lain “millah”, “shiraath”, “sabiil”, “fitrah”, “syari’at” dan lain2.
Selanjutnya istilah Dien kita hubungkan dengan istilah……..
C. ISLAM
Islam, dilihat dari bentukan kalimat menunjukkan, bahwa kalimat Islam adalah termasuk kedalam “tsulatsi mazid” (kalimat yg berasal dari 3 huruf, kemudian mendapat tambahan huruf), sedangkan huruf yg ditambahkannya adalah “hamzah” diatas pola kalimat “af’ala”, berarti “aslama”, dimana asalnya (tsulatsi mujarad) adalah berpola pada kalimat “fa’ila”, berarti “salima”. Maksud perpindahan bentuk ini adalah untuk menetapkan makna yg dimaksud, ya’ni supaya berarti Islam adalah perdamaian dan Aslama adalah mendamaikan, ya’ni dari fasif menjadi aktif. Istilah Islam juga bermakna “aslama”, “yaslimu”, “islaaman” (menyelamatkan, mendamaikan, mensejahterakan).
D. KESIMPULAN
1. Islam sebagai agama hanya sebatas kepercayaan & penyembahan kepada Allah (fasif & relatif).
2. Islam sebagai Dien adalah tata-cara/sistem/norma/aturan (syari’at) yg diajarkan Allah kepada manusia yg menyelamatkan/ mendamaikan/ mensejahterakan, diseluruh aspek hidup & kehidupan umat manusia, baik dibidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan lain sebagainya juga agama itu sendiri (aktif & objektif).
“Saat ini telah Aku (Allah) sempurnakan Dien untuk kalian, dan telah Aku cukupkan nikmat (ajaran ilmu) Ku, serta Aku restui Islam sebagai sistem hidup dan kehidupan kalian” (QS.al-Ma idah /5:3)
“Islam itu tinggi, dan tidak ada yg lebih tinggi darinya” (HR.Thabrani)
“Hai orang2 yang bersikaf iman, hiduplah dalam Islam sepenuhnya dan janganlah kalian mengikuti jejak langkah setan, sesungguhnya dia itu adalah musuh yang sangat nyata” (QS.al-Baqarah/2:208)
*****