Tagged: AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH RSS Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • revislam 23:07 pada 5 April 2011 Permalink | Balas
    Tags: AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH   

    ~ AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH ~ hlm.3 

    .

    Apa yang kami kemukakan semua diatas merupakan kriteria yg harus dimiliki oleh orang yg mengaku dirinya sbg Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan juga harus sudah terbebas dari segala perilaku jahiliyah (pelajari kembali catatan kami yg berjudul “KONDISI JAHILIYAH”).
    Itulah Ahlus Sunnah wal Jama’ah yg sebenarnya.

    III. KESIMPULAN

    “Dan seandainya engkau mengikuti mayoritas orang yg ada dimuka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti tidak lain hanyalah men-duga2 belaka dan sesungguhnya mereka tidak lain hanyalah pendusta”. (QS. al An’aam/6:116)

    “Nyatakan (olehmu Muhammad) : Jika kalian mencintai (Ajaran Imu) Allah, maka ikutilah (sesuai Sunnah) aku! Niscaya (Ajaran Ilmu) Allah akan menjelmakan kecintaaNya sebagai perubah kehidupan serba dosa kalian. Dan (Ajaran Ilmu) Allah itu adalah perubah kehidupan serba dosa dan pembina kehidupan berprikemanusiaan”. (QS. Ali Imran/3:31)

    *****

     
  • revislam 23:04 pada 5 April 2011 Permalink | Balas
    Tags: AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH   

    ~ AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH ~ hlm.2 

    .

    “Berpegang teguhlah kalian dalam ikatan (ajaran ilmu) Allah yaitu Jama’ah dan janganlah berpecah-belah” (QS.Ali Imran/3:103)

    Jadi, pengertian Jama’ah adalah : sekelompok orang, paling sedikit dua orang yg bersatu dalam pandangan hidup menurut al Qur-an dan bersikap hidup menurut Sunnah Rasul.
    Jama’ah tidak bisa disamakan dengan “organisasi” walaupun didalam definisi ada kesamaan pengertian. Hal ini disebabkan tehnis pelaksanaan organisasi lebih banyak berbau feodalisme dan bahkan menjurus kedalam struktur kehidupan sosial yang piramidal. Praktis hidup didalam Jama’ah adalah bagaikan satu tubuh/bangunan seperti yg pernah diujudkan para Rasul dan sahabat2nya, sehingga pasti bakal banyak ditemukan perbedaan2 dengan prinsif2 organisasi. Jama’ah lebih menitik beratkan dalam permasalahannya kepada yg berhubungan dengan proses kesadaran manusia yg jelas lebih sulit untuk dikalkulasikan secara material, tidak seperti halnya organisasi yg senantiasa berkaitan erat dengan material.

    D. Definisi Ahlus Sunnah wal Jama’ah :
    Berdasarkan penjelasan2 tersebut diatas, maka dg demikian kita bisa memdefinisikan bahwa Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah :
    “ORANG ATAU SEKELOMPOK ORANG YANG PROFESIONAL (MAHIR) DALAM MEMAHAMI DAN MENGAMALKAN SUNNAH RASUL DIDALAM SATU WADAH YANG DISEBUT JAMA’AH (IKATAN AJARAN ILMU ALLAH)”

    II. PROBLEMATIKA

    Tidak bisa dipungkiri, sejak terjadinya perpecahan didalam tubuh umat Islam menjadi beberapa golongan, masing2 golongan merasa berhak atas istilah tsb. Mulai dari golongan umat Islam yg “tradisionil-dogmatis” sampai kepada golongan umat Islam yg “modern-moderat” semuanya mengaku bahwa merekalah yg sebenarnya Ahlus Sunnah wal Jama’ah, semuanya sah2 saja.
    Namun hendaknya pengakuan tidak hanya sebatas pengakuan saja (Mu’awiyah dan pengikutnya {Kaum Jumhur} juga mengaku sbg Ahlus Sunnah wal Jama’ah), tetapi harus diiringi dg pemahaman & pengamalan yg objektif menurut Ajaran Ilmu Allah.

     
  • revislam 23:01 pada 5 April 2011 Permalink | Balas
    Tags: AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH   

    ~ AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH ~ hlm.1 

    • Ada seorang kawan yg mengirim sms kepada kami, isinya berupa pertanyaan dan juga saran agar kami menulis/membahas mengenai “Ahlus Sunnah wal Jama’ah”.

    Ya, memang istilah tersebut dikalangan umat Islam sangat populer dan sangat besar pengaruhnya. Sehinga secara umum dari berbagai golongan/firqah umat Islam mengklaim bahwa dirinya atau kelompoknyalah yg bisa disebut sbg Ahlus Sunnah wal Jama’ah tsb.
    Hal tersebut memang berdasarkan atas keterangan dari beberapa buah Hadits Rasulullah saw., dan salah satu diantaranya adalah yg berbunyi :

    “Akan terpecah umatku menjadi 73 golongan, seluruhnya akan berada didalam neraka kehidupan dan hanya satu diantara mereka yg terbebas. Salah seorang Shahabat bertanya : Siapakah yg terbebas itu ya Rasulullah? Beliau menawab : Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Shahabat bertanya lagi : Siapakah Ahlus Sunnah wal Jama’ah itu? Rasul menjawab : Yaitu orang2 yg berpandangan dan bersikap hidup seperti aku bersama Shahabatku disa’at hidupku sekarang ini”
    (HR.Huzaifah,Thabrani dan Ahmad)

    Untuk mendapat suatu kepastian/ keyakinan bulat terhadap objektivitas istilah tsb diatas, diperlukan adanya suatu analisa masalah (tadabbur). Allah swt. berfirman :

    “Mengapa mereka tidak menganalisa (mentadabburi) al-Qur’an? Ataukah mereka menutup qalbunya” (QS.Muhammad/47:24)

    Berdasarkan semua itu, maka pada kesempatan kali ini kami hadirkan catatan dg judul apa yg tersebut diatas.

    I. ISTILAH & PENGERTIAN

    A. Ahli :
    Istilah/kata “ahli” mempunyai beberapa makna & pengertian diantaranya :
    1. orang yg mahir, paham sekali dalam suatu ilmu (kepandaian), mahir benar = “profesional”.
    2. anggota, orang yg termasuk dalam suatu golongan, keluarga atau juga kaum.

    B. Sunnah :
    Istilah “sunnah” adalah Sunnah Rasul. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat kembali catatan kami yg berjudul “Sunnah Rasul”.

    C. Jama’ah :
    Istilah “jama’ah” secara jelas difirmankan Allah dalam ayat berikut ini :

    ^ ^ ^

     
  • revislam 10:56 pada 31 March 2011 Permalink | Balas
    Tags: AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH   

    ~ AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH ~ hlm.3 

    Apa yang kami kemukakan semua diatas merupakan kriteria yg harus dimiliki oleh orang yg mengaku dirinya sbg Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan juga harus sudah terbebas dari segala perilaku jahiliyah (pelajari kembali catatan kami yg berjudul “KONDISI JAHILIYAH”).
    Itulah Ahlus Sunnah wal Jama’ah yg sebenarnya.

    III. KESIMPULAN

    “Dan seandainya engkau mengikuti mayoritas orang yg ada dimuka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti tidak lain hanyalah men-duga2 belaka dan sesungguhnya mereka tidak lain hanyalah pendusta”. (QS. al An’aam/6:116)

    “Nyatakan (olehmu Muhammad) : Jika kalian mencintai (Ajaran Imu) Allah, maka ikutilah (sesuai Sunnah) aku! Niscaya (Ajaran Ilmu) Allah akan menjelmakan kecintaaNya sebagai perubah kehidupan serba dosa kalian. Dan (Ajaran Ilmu) Allah itu adalah perubah kehidupan serba dosa dan pembina kehidupan berprikemanusiaan”. (QS. Ali Imran/3:31)

     
  • revislam 10:55 pada 31 March 2011 Permalink | Balas
    Tags: AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH   

    ~ AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH ~ hlm.2 

    “Berpegang teguhlah kalian dalam ikatan (ajaran ilmu) Allah yaitu Jama’ah dan janganlah berpecah-belah” (QS.Ali Imran/3:103)

    Jadi, pengertian Jama’ah adalah : sekelompok orang, paling sedikit dua orang yg bersatu dalam pandangan hidup menurut al Qur-an dan bersikap hidup menurut Sunnah Rasul.
    Jama’ah tidak bisa disamakan dengan “organisasi” walaupun didalam definisi ada kesamaan pengertian. Hal ini disebabkan tehnis pelaksanaan organisasi lebih banyak berbau feodalisme dan bahkan menjurus kedalam struktur kehidupan sosial yang piramidal. Praktis hidup didalam Jama’ah adalah bagaikan satu tubuh/bangunan seperti yg pernah diujudkan para Rasul dan sahabat2nya, sehingga pasti bakal banyak ditemukan perbedaan2 dengan prinsif2 organisasi. Jama’ah lebih menitik beratkan dalam permasalahannya kepada yg berhubungan dengan proses kesadaran manusia yg jelas lebih sulit untuk dikalkulasikan secara material, tidak seperti halnya organisasi yg senantiasa berkaitan erat dengan material.

    D. Definisi Ahlus Sunnah wal Jama’ah :
    Berdasarkan penjelasan2 tersebut diatas, maka dg demikian kita bisa memdefinisikan bahwa Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah :
    “ORANG ATAU SEKELOMPOK ORANG YANG PROFESIONAL (MAHIR) DALAM MEMAHAMI DAN MENGAMALKAN SUNNAH RASUL DIDALAM SATU WADAH YANG DISEBUT JAMA’AH (IKATAN AJARAN ILMU ALLAH)”

    II. PROBLEMATIKA

    Tidak bisa dipungkiri, sejak terjadinya perpecahan didalam tubuh umat Islam menjadi beberapa golongan, masing2 golongan merasa berhak atas istilah tsb. Mulai dari golongan umat Islam yg “tradisionil-dogmatis” sampai kepada golongan umat Islam yg “modern-moderat” semuanya mengaku bahwa merekalah yg sebenarnya Ahlus Sunnah wal Jama’ah, semuanya sah2 saja.
    Namun hendaknya pengakuan tidak hanya sebatas pengakuan saja (Mu’awiyah dan pengikutnya {Kaum Jumhur} juga mengaku sbg Ahlus Sunnah wal Jama’ah), tetapi harus diiringi dg pemahaman & pengamalan yg objektif menurut Ajaran Ilmu Allah.

     
  • revislam 10:54 pada 31 March 2011 Permalink | Balas
    Tags: AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH   

    ~ AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH ~ hlm.1 

    Ada seorang kawan yg mengirim sms kepada kami, isinya berupa pertanyaan dan juga saran agar kami menulis/membahas mengenai “Ahlus Sunnah wal Jama’ah”.
    Ya, memang istilah tersebut dikalangan umat Islam sangat populer dan sangat besar pengaruhnya. Sehinga secara umum dari berbagai golongan/firqah umat Islam mengklaim bahwa dirinya atau kelompoknyalah yg bisa disebut sbg Ahlus Sunnah wal Jama’ah tsb.
    Hal tersebut memang berdasarkan atas keterangan dari beberapa buah Hadits Rasulullah saw., dan salah satu diantaranya adalah yg berbunyi :

    “Akan terpecah umatku menjadi 73 golongan, seluruhnya akan berada didalam neraka kehidupan dan hanya satu diantara mereka yg terbebas. Salah seorang Shahabat bertanya : Siapakah yg terbebas itu ya Rasulullah? Beliau menawab : Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Shahabat bertanya lagi : Siapakah Ahlus Sunnah wal Jama’ah itu? Rasul menjawab : Yaitu orang2 yg berpandangan dan bersikap hidup seperti aku bersama Shahabatku disa’at hidupku sekarang ini”
    (HR.Huzaifah,Thabrani dan Ahmad)

    Untuk mendapat suatu kepastian/ keyakinan bulat terhadap objektivitas istilah tsb diatas, diperlukan adanya suatu analisa masalah (tadabbur). Allah swt. berfirman :

    “Mengapa mereka tidak menganalisa (mentadabburi) al-Qur’an? Ataukah mereka menutup qalbunya” (QS.Muhammad/47:24)

    Berdasarkan semua itu, maka pada kesempatan kali ini kami hadirkan catatan dg judul apa yg tersebut diatas.

    I. ISTILAH & PENGERTIAN

    A. Ahli :
    Istilah/kata “ahli” mempunyai beberapa makna & pengertian diantaranya :
    1. orang yg mahir, paham sekali dalam suatu ilmu (kepandaian), mahir benar = “profesional”.
    2. anggota, orang yg termasuk dalam suatu golongan, keluarga atau juga kaum.

    B. Sunnah :
    Istilah “sunnah” adalah Sunnah Rasul. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat kembali catatan kami yg berjudul “Sunnah Rasul”.

    C. Jama’ah :
    Istilah “jama’ah” secara jelas difirmankan Allah dalam ayat berikut ini :

    ^ ^ ^

     
c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.